Fundamental Management
apa arti "sepatu" bagi saya?
sepatu disini bukan berarti sepatu yang kita pakai sehari2,tetapi makna yang saya tangkap adalah sepatu diartikan sebagai sebuah alat untuk mencapai tujuan atau impian dalam hidup seseorang.ada sebuah kata bijak yang berasal dari Jepang yaitu "sepatu yang bagus akan mengantarkan tuannya ke tempat yang bagus".mungkin ada kaitannya dengan sepatu yang kita bicarakan diatas tersebut.tujuan dan impian yang baik akan tercapai dengan segala usaha2 dan upaya2 yang baik pula.
sepatu yang saya miliki saat ini adalah sebuah impian dan sebuah kehidupan sedehana.barangkali ada yang bertanya mengapa kok hanya hidup sederhana itu yang malah menjadi sebuah impian?
jawaban saya adalah,impian atau tujuan hidup tak perlu besar2 dan berangan2.karena apabila tidak tercapai kecewa yang kita dapatpun besar seperti impian yang kita impikan.dan menurut saya,justru hidup sederhana itu lah hal yang paling sulit untuk dilakukan oleh manusia.punya keluarga bahagia,hidup berkecukupan dllnya.tidak semua orang bisa merasakan hal yang sebenarnya wajar.maka oleh karena itu saya pilih sepatu saya sebagai hidup sederhana tetapi bahagia.
"apa yang akan saya lakukan untuk mendapatkan sepatu tersebut?"
yang pasti saya akan belajar dari pengalaman hidup.karena saya menyadari mempertahankan sebuah hidup yang sederhana itu tidak mudah.kadang terjadi konflik , kesalahpahaman ataupun kekecewaan..menurut saya , semua hal yang buruk boleh saja terjadi tetapi yang penting adalah bagaimana kita menghadapinya dan menyelesaikannya dengan baik itu yang penting.maka untuk itu saya akan belajar dan belajar dari pengalaman hidup untuk mencapai sepatu yang saya mau "hidup sederhana namun bahagia" tersebut.
Jo Se Lin
08130110042
Management A
Rabu, 27 Mei 2009
Senin, 25 Mei 2009
Homerun....nice movieeee...^^
saya sangat terinspirasi dengan film tersebut, dimana film ini jika dilihat hanya seperti film yang menceritakan hal yang sangat biasa yaitu sepatu, tetapi inti dari film ini sebenarnya memberikan makna yang dalam. sepatu yang kita lihat di film ini memang asli sepatu namun makna yang disampaikan kepada penonton bukanlah sepatu bagus atau tidaknya. namun, bagaimana kita mendapatkannya.
"Sepatu" saya???
sebelum saya menonton film ini saya bertanya-tanya mengapa ibu anna memberikan pertanyaan seperti ini...sepatu saya ada yg converse,reebook,dan and 1....hehehehehe^^
tetapi dibalik film ini saya menyadari maksud pertanyaan ibu anna mengenai hal ini.
menurut saya kata "sepatu" ini memiliki makna bahwa suatu hal yang membimbing diri kita untuk mencapai tujuan hidup kita yang akan kita lewati demi meraih cita-cita kita dengan penuhnya hambatan yang datang silih berganti tanpa kita ketahui.
"sepatu" saya adalah sebuah prinsip yang selalu saya pegang erat yaitu selama mata masih bisa terbuka dan sepanjang mata masih bisa melihat laluilah hidup dengan penuh keyakinan. ternyata makna film ini bisa dikatakan mirip dengan prinsip saya.maksud dari prinsip "sepatu" saya ini yaitu selama diri kita masih bisa berusaha untuk belajar lebih dan selama diri kita masih bisa kita dikembangkan sebaiknya kita menjalani hidup ini dengan baik, jangan menyia-nyiakan hidup kita tanpa membuahkan hasil.
tujuan hidup saya sendiri adalah menjadi orang yang sukses dan berguna bagi orang lain...saya ingin menjadi seorang enterpreneur yang memiliki wawasan luas dan terus berkembang menjadi yang lebih baik bersama "sepatu" ini.
Bagaimana cara saya mencapai "sepatu" itu
untuk mencapai "sepatu" ini saya harus terus berusaha keras dalam study saya dan terus memupuk keyakinan pada diri saya dalam memilih setiap jalan hidup saya. sayapun berusaha mencari teman atau relasi dan belajar bersosialisasi dengan baik, seperti yang saya telah lihat dalam film homerun, bahwa tanpa teman,sahabat,atau relasi hidup kita akan lebih sulit untuk dijalani walupun kita menganggap diri kita mampu untuk menjalaninya tetapi teman,sahabat,atau relasi sangatlah besar pengaruhnya dan satu hal lagi yang harus kita hilangkan adalah sifat jelek dari diri kita yaitu ego manusia,karena dari film ini memberikan makna ego manusia yang tinggi akan selalu membawa dirinya kedalam hal-hal yang susah,inilah bagaimana saya akan terus berusaha untuk berbuat yang lebih baik lagi untuk mencapai tujuan hidup saya bersama "sepatu" ini.
Muliady S. Yaparto (08130110009)
Menejemen (A)
Universitas Multimedia Nusantara
"Sepatu" saya???
sebelum saya menonton film ini saya bertanya-tanya mengapa ibu anna memberikan pertanyaan seperti ini...sepatu saya ada yg converse,reebook,dan and 1....hehehehehe^^
tetapi dibalik film ini saya menyadari maksud pertanyaan ibu anna mengenai hal ini.
menurut saya kata "sepatu" ini memiliki makna bahwa suatu hal yang membimbing diri kita untuk mencapai tujuan hidup kita yang akan kita lewati demi meraih cita-cita kita dengan penuhnya hambatan yang datang silih berganti tanpa kita ketahui.
"sepatu" saya adalah sebuah prinsip yang selalu saya pegang erat yaitu selama mata masih bisa terbuka dan sepanjang mata masih bisa melihat laluilah hidup dengan penuh keyakinan. ternyata makna film ini bisa dikatakan mirip dengan prinsip saya.maksud dari prinsip "sepatu" saya ini yaitu selama diri kita masih bisa berusaha untuk belajar lebih dan selama diri kita masih bisa kita dikembangkan sebaiknya kita menjalani hidup ini dengan baik, jangan menyia-nyiakan hidup kita tanpa membuahkan hasil.
tujuan hidup saya sendiri adalah menjadi orang yang sukses dan berguna bagi orang lain...saya ingin menjadi seorang enterpreneur yang memiliki wawasan luas dan terus berkembang menjadi yang lebih baik bersama "sepatu" ini.
Bagaimana cara saya mencapai "sepatu" itu
untuk mencapai "sepatu" ini saya harus terus berusaha keras dalam study saya dan terus memupuk keyakinan pada diri saya dalam memilih setiap jalan hidup saya. sayapun berusaha mencari teman atau relasi dan belajar bersosialisasi dengan baik, seperti yang saya telah lihat dalam film homerun, bahwa tanpa teman,sahabat,atau relasi hidup kita akan lebih sulit untuk dijalani walupun kita menganggap diri kita mampu untuk menjalaninya tetapi teman,sahabat,atau relasi sangatlah besar pengaruhnya dan satu hal lagi yang harus kita hilangkan adalah sifat jelek dari diri kita yaitu ego manusia,karena dari film ini memberikan makna ego manusia yang tinggi akan selalu membawa dirinya kedalam hal-hal yang susah,inilah bagaimana saya akan terus berusaha untuk berbuat yang lebih baik lagi untuk mencapai tujuan hidup saya bersama "sepatu" ini.
Muliady S. Yaparto (08130110009)
Menejemen (A)
Universitas Multimedia Nusantara
Rabu, 20 Mei 2009
TUGAS FUNDAMENTAL
Cuplikan cerita
Setelah menonton film homeran untuk tugas fundamental banyak sekali nilai moral yang di petik.Cerita ini menceritakan tentang keluarga sangat miskin.Kejadian ini berawal ketika sang kakak ingin menghutang beras di suatu toko.Saat itu ia membawa banyak barang salah satunya ada sepatu sang adik. Ketika kakak ini berniat untuk mengambil beras, barang-barangnya di bawa oleh pemulung. Termasuk sepatu sang adik
Sepatu itu adalah satu-satuny sepatu yang dimiliki dan yang di gunakan untuk pergi ke sekolah. Karena sepatu ini di ambil oleh sang pemulung, kakak beradik inipun menggunakan sepatu sang kakak secara bergatian. Dalam film itu di ceritakan kendala-kendala yang di hadapi keduanya. Waktu pertukaran sepatu yang mepet menyebabkan keduanya harus berlari-lari mengalakan waktu. Sepatu sang kakak yang terlampau besar dan sudah usang pun membawa masalh tersendiri terhadap sang adik.(di ejek oleh teman-teman,guru, memhambat lari sang adik ketika akan bertemu sang kakak yang juga sudah menunggu hendak ke sekolah).Bagi sang kakak masalah ini membuatnya selalu terlambat datang ke sekolah karena harus menunggu sang adik.
Untuk memecahkan masalah ini sang kakak sampai berjuang dengan mengerjakan pr anak-anak sekolah yang lebih baik. Dengan demikian ia dapat memakai sepatu untuk bermain bola dan memberikan sepasang kepada adiknya. Untuk mendapatkan perjanjian inipun banyak sekali kendalah yang di hadapi.(Kesalahpahaman,tindak kecurangan dari pihak lain,dll)
Suatu saat tibalah competisi lomba lari.Awalnya sang kakak tidak berminat karena menganggap tidak memiliki sepatu yang memadai namun karena hadiah juara ketiga di berikan sepasang sepatu maka ia berjuang keras memohon pada sang guru untuk mengikutkannya dalam lomba tersebut.
Saat berlomba bayangan sang adik yang mengharapkan pertandingan membangkitkan semangatnya untuk memenangkan perlombaan.Walau melewati berbagai rintangan akhirnya dapat di lewati dan ternyata ia mendapat juara pertama.Kecewa namun munculah niat untuk menukar hadiah dengan yang juara ke3(pihak lawan yang adalah anak kaya dan yang merukan orang yang memberikan perjanjian menukar pr dengan sepatu).Pihak lawan yang merasa terhina membuang sepatu tersebut dan setelah di jelaskan maksud penukaran hadiah tersebut maka kedua pihakpun akhirnya berteman.
“sepatu” saya???
Menurut saya “sepatu ini adalah suatu tujuan yang ingkin kita capai walaupun banyak rintangan di dalam mencapainya.”Sepatu” saya saat ini adalah pencapaian saya ketika saya kerja. Saya ingin menjadi seorang manager yang berotak.Manager yang dapat memecahkan masalah yang timbul, yang dapat memajukan perusahaan yang saya kelola. Untuk lebih khususnya saya ingin menjadi manager bagian marketing.Karena saya cendderung menyukai pekerjaan yang menantang dan tidak hanya bekerja di balik meja.
Bagaimana cara saya mencari/ mencapai sepatu tersebut??
Untuk mencapai “sepatu” yang saya tuju maka saya awali dengan ilmu yang cukup.Dengan berusaha menyelesaikan kuliah dengan baik dan berusaha memperoleh hasil yang baik. Selain ilmu yang cukup saya ingin mengemmbangkan pergaulan dalam arti untuk lebih dapat memahami karakter-karakter orang yang berbeda dan mempunyai relasi yang banyak akan menambah pengetahuan.Relasi juga di perlukan saat kita bekerja.(baik relasi dengan bawahan,atasan,kompetitor, mitra kerja,dll).yang terakhir adalah berusaha untuk terlibat dalam suatu lingkup kerja atau organisasi,Seperti saat ini saya aktif sebagai satu guru di bmbel.pekerjaan ini bukan semata mencari pengahasilan melainkan malatih saya bertanggung jawab pada pekerjaan, berelasi dengan sesama pengajar,murid,orang tua murid dan tentu saja atasan saya)
Elisa novita- 08130110016
Cuplikan cerita
Setelah menonton film homeran untuk tugas fundamental banyak sekali nilai moral yang di petik.Cerita ini menceritakan tentang keluarga sangat miskin.Kejadian ini berawal ketika sang kakak ingin menghutang beras di suatu toko.Saat itu ia membawa banyak barang salah satunya ada sepatu sang adik. Ketika kakak ini berniat untuk mengambil beras, barang-barangnya di bawa oleh pemulung. Termasuk sepatu sang adik
Sepatu itu adalah satu-satuny sepatu yang dimiliki dan yang di gunakan untuk pergi ke sekolah. Karena sepatu ini di ambil oleh sang pemulung, kakak beradik inipun menggunakan sepatu sang kakak secara bergatian. Dalam film itu di ceritakan kendala-kendala yang di hadapi keduanya. Waktu pertukaran sepatu yang mepet menyebabkan keduanya harus berlari-lari mengalakan waktu. Sepatu sang kakak yang terlampau besar dan sudah usang pun membawa masalh tersendiri terhadap sang adik.(di ejek oleh teman-teman,guru, memhambat lari sang adik ketika akan bertemu sang kakak yang juga sudah menunggu hendak ke sekolah).Bagi sang kakak masalah ini membuatnya selalu terlambat datang ke sekolah karena harus menunggu sang adik.
Untuk memecahkan masalah ini sang kakak sampai berjuang dengan mengerjakan pr anak-anak sekolah yang lebih baik. Dengan demikian ia dapat memakai sepatu untuk bermain bola dan memberikan sepasang kepada adiknya. Untuk mendapatkan perjanjian inipun banyak sekali kendalah yang di hadapi.(Kesalahpahaman,tindak kecurangan dari pihak lain,dll)
Suatu saat tibalah competisi lomba lari.Awalnya sang kakak tidak berminat karena menganggap tidak memiliki sepatu yang memadai namun karena hadiah juara ketiga di berikan sepasang sepatu maka ia berjuang keras memohon pada sang guru untuk mengikutkannya dalam lomba tersebut.
Saat berlomba bayangan sang adik yang mengharapkan pertandingan membangkitkan semangatnya untuk memenangkan perlombaan.Walau melewati berbagai rintangan akhirnya dapat di lewati dan ternyata ia mendapat juara pertama.Kecewa namun munculah niat untuk menukar hadiah dengan yang juara ke3(pihak lawan yang adalah anak kaya dan yang merukan orang yang memberikan perjanjian menukar pr dengan sepatu).Pihak lawan yang merasa terhina membuang sepatu tersebut dan setelah di jelaskan maksud penukaran hadiah tersebut maka kedua pihakpun akhirnya berteman.
“sepatu” saya???
Menurut saya “sepatu ini adalah suatu tujuan yang ingkin kita capai walaupun banyak rintangan di dalam mencapainya.”Sepatu” saya saat ini adalah pencapaian saya ketika saya kerja. Saya ingin menjadi seorang manager yang berotak.Manager yang dapat memecahkan masalah yang timbul, yang dapat memajukan perusahaan yang saya kelola. Untuk lebih khususnya saya ingin menjadi manager bagian marketing.Karena saya cendderung menyukai pekerjaan yang menantang dan tidak hanya bekerja di balik meja.
Bagaimana cara saya mencari/ mencapai sepatu tersebut??
Untuk mencapai “sepatu” yang saya tuju maka saya awali dengan ilmu yang cukup.Dengan berusaha menyelesaikan kuliah dengan baik dan berusaha memperoleh hasil yang baik. Selain ilmu yang cukup saya ingin mengemmbangkan pergaulan dalam arti untuk lebih dapat memahami karakter-karakter orang yang berbeda dan mempunyai relasi yang banyak akan menambah pengetahuan.Relasi juga di perlukan saat kita bekerja.(baik relasi dengan bawahan,atasan,kompetitor, mitra kerja,dll).yang terakhir adalah berusaha untuk terlibat dalam suatu lingkup kerja atau organisasi,Seperti saat ini saya aktif sebagai satu guru di bmbel.pekerjaan ini bukan semata mencari pengahasilan melainkan malatih saya bertanggung jawab pada pekerjaan, berelasi dengan sesama pengajar,murid,orang tua murid dan tentu saja atasan saya)
Elisa novita- 08130110016
Senin, 23 Maret 2009
Boeing video case...^^
1.) kelompok kami mengambil pendekatan dari hal romantisme pekerjaan, dimana hal tersebut tidak diperbolehkan karena dapat membuat kesimpangsiuran dalam perusahaan sesuai dengan yang akan kelompok kami jelaskan pada no 2.hal ini khususnya mempengaruhi bagian internal perusahaan.
2.) tidak, karena menurut kami board of director terlalu bertindak gegabah dengan memecat stonechipher, sebab hal tersebut bisa didiskusikan terlebih dahulu tanpa harus memecat secara langsung, dimana setiap individu pasti bisa berbuat kesalahan.
3.) -internal : dimana akan terjadi diskriminasi kepada pekerja lainnya, dimana pekerja akan saling iri dengan teman mereka sehingga dapat menurunkan kinerja pekerja dan dapat mempengaruhi perusahaan.
-eksternal: perusahaan bisa malu dan bisa membuat nama perusahaan menjadi jelek (tercoreng) sehingga bisa membuat nilai sahamnya turun sehingga orang-orang akan keluar dari perusahaan tersebut.
4.) memperketat peraturan, jadi jika perusahaan mengetahui terjadinya pelanggaran aturan maka orang/pekerja yang melakukan pelanggaran tersebut akan langsung dipecat dan kami juga mengusulkan bahwa tempat kerja pria dan wanita di pisah setiap lantai dalam perusahaan sehingga mencegah terjadinya kontak langsung secara terus-menerus.
2.) tidak, karena menurut kami board of director terlalu bertindak gegabah dengan memecat stonechipher, sebab hal tersebut bisa didiskusikan terlebih dahulu tanpa harus memecat secara langsung, dimana setiap individu pasti bisa berbuat kesalahan.
3.) -internal : dimana akan terjadi diskriminasi kepada pekerja lainnya, dimana pekerja akan saling iri dengan teman mereka sehingga dapat menurunkan kinerja pekerja dan dapat mempengaruhi perusahaan.
-eksternal: perusahaan bisa malu dan bisa membuat nama perusahaan menjadi jelek (tercoreng) sehingga bisa membuat nilai sahamnya turun sehingga orang-orang akan keluar dari perusahaan tersebut.
4.) memperketat peraturan, jadi jika perusahaan mengetahui terjadinya pelanggaran aturan maka orang/pekerja yang melakukan pelanggaran tersebut akan langsung dipecat dan kami juga mengusulkan bahwa tempat kerja pria dan wanita di pisah setiap lantai dalam perusahaan sehingga mencegah terjadinya kontak langsung secara terus-menerus.
Senin, 16 Maret 2009
karakteristik orang Australi...^^
okay kita mulai membahas satu persatu mengenai orang Australi...^^
karakteristik ini sesuai dengan teman saya yang berada di australi selama kurang lebih 8 tahun...^^
pertama, orang australi itu sangat menghargai setiap pekerjaan mereka dan mereka tahu menbedakan kapan waktu untuk bekerja dan waktu untuk bermain. Mereka menyelesaikan kerja sesuai dengan waktu, pulang ke rumah tepat waktu dan pada saat weekend mereka selalu pergi dengan keluarganya.
kedua,di Australia terdiri dari banyak ras namun mereka bisa memperlihatkan sikap toleran kepada orang-orang tersebut yang berasal dari berbagai latar belakang yang berbeda-beda.
Ketiga, orang Australia sangat menghargai kerja keras orang serta prestasi-prestasi baik dalam pelajaran serta hal-hal lainnya, karena menurut mereka kesalahan kecil yang dilakukan baik pada saat masih anak-anak itu dapat mempengaruhi perkembangan mereka, dimana bisa mengurangi kepintaran seseorang nantinya, sehingga orang-orang disana sangatlah menghargai tingginya suatu pendidikan.
keempat, menurut teman saya selama dia berada disana, dia tidak pernah mendengar adanya uang-uang politik yang digunakan salah...mungkin inilah perbedaannya dengan negara kita^^
kelima, teman saya mengatakan bahwa disana kepemerintahannya tertata rapi dan masyrakat tidak pernah mengalami kesulitan, karena orang-orang disana memiliki karakteristik yang kuat.
keenam, di Australia kata "brotherhood" sangatlah dijunjung tinggi dimana mereka selalu mau membuat ikatan dengan orang lain, namun mereka tahu membedakan yang mana keluarga, teman sekolah, serta tetangga.
hanya inilah beberapa karakteristik dari orang-orang Australia yang bisa saya sharingkan semoga kita sebagai orang indonesia bisa mempelajari karakteristik mereka dan memetik hal-hal yang positif dari mereka.
Muliady Yaparto
Manajemen-A
UMN
karakteristik ini sesuai dengan teman saya yang berada di australi selama kurang lebih 8 tahun...^^
pertama, orang australi itu sangat menghargai setiap pekerjaan mereka dan mereka tahu menbedakan kapan waktu untuk bekerja dan waktu untuk bermain. Mereka menyelesaikan kerja sesuai dengan waktu, pulang ke rumah tepat waktu dan pada saat weekend mereka selalu pergi dengan keluarganya.
kedua,di Australia terdiri dari banyak ras namun mereka bisa memperlihatkan sikap toleran kepada orang-orang tersebut yang berasal dari berbagai latar belakang yang berbeda-beda.
Ketiga, orang Australia sangat menghargai kerja keras orang serta prestasi-prestasi baik dalam pelajaran serta hal-hal lainnya, karena menurut mereka kesalahan kecil yang dilakukan baik pada saat masih anak-anak itu dapat mempengaruhi perkembangan mereka, dimana bisa mengurangi kepintaran seseorang nantinya, sehingga orang-orang disana sangatlah menghargai tingginya suatu pendidikan.
keempat, menurut teman saya selama dia berada disana, dia tidak pernah mendengar adanya uang-uang politik yang digunakan salah...mungkin inilah perbedaannya dengan negara kita^^
kelima, teman saya mengatakan bahwa disana kepemerintahannya tertata rapi dan masyrakat tidak pernah mengalami kesulitan, karena orang-orang disana memiliki karakteristik yang kuat.
keenam, di Australia kata "brotherhood" sangatlah dijunjung tinggi dimana mereka selalu mau membuat ikatan dengan orang lain, namun mereka tahu membedakan yang mana keluarga, teman sekolah, serta tetangga.
hanya inilah beberapa karakteristik dari orang-orang Australia yang bisa saya sharingkan semoga kita sebagai orang indonesia bisa mempelajari karakteristik mereka dan memetik hal-hal yang positif dari mereka.
Muliady Yaparto
Manajemen-A
UMN
Minggu, 15 Maret 2009
Karakter org ausie...
Okay... let's start again!
Karakter org aust di dalam tempat pekerjaan, tergantung dari latar belakang bangsa masing2. Kalau orang asli aust nya (bule), ada yang rendah hati dan mau membaur dalam membina hubungan teman sekerja dengan orang2 pendatang, ada juga yang agak menutup diri atau menjaga jarak dengan kami para pendatang (immigrant).
Sedangkan utk orang yg bukan penduduk asli (misalkan orang lebanese, India, chinese, Filipina dsb) tp sudah warga negara Australia, mereka juga memiliki beragam sifat dan karakter. Manager saya yang berasal dari Lebanon, dia memiliki karakter yang cuek (tidak terlalu care dengan anak buahnya). Bahkan, saya bisa menilai, sifatnya hanya mementingkan dirinya sendiri. Kurang bisa membela anak buahnya kalau ada anak buahnya sedang dalam kesulitan. Yang dia pikirkan hanyalah bagaimana dia bisa mendapat "credit" utk dirinya sendiri sebagai manager dari department yg dia bawahi. Hasilnya, ya kita2 para pegawai yang di tuntut utk kerja keras demi keberhasilan atau prestasi dia di tempat pekerjaan.
Pada saat saya berbusiness di sydney, keadaan berbeda lagi sehubungan dengan latar belakang orang2 yang berafiliasi dengan business yang kami jalani. Tetapi, kebanyakan yang kami temui dalam business colleague kami, mereka adalah orang2 yang supportive dan sangat mendukung usaha kami sebagai exporter pada saat itu. Bahkan sampai saat ini pun setelah usaha kami tutup, beberapa dari mereka masih membina hubungan yang baik dengan kami. Salah satu dari mereka yang amat sangat baik berlatar belakang bangsa Palestina. Orang ini bahkan seperti keluarga sendiri saja yang selalu meng-encourage kami dalam segala hal. Jadi, pada umumnya mereka (teman2 dalam business) lumayan cukup supportive dan sangat membantu dalam segala hal.
Didalam hal pergaulan sehari2, teman2 yang kami kenal boleh dikatakan cukup okay lah. Orang2 Australia nya saya bisa rasakan lebih concern dan care dari pada orang2 indonesia yang berdomisili di aust. Orang2 Aust yang kami kenal, kalau kami dalam kesusahan mereka akan berusaha memberi jalan keluar sedangkan teman2 orang Indonesia yang kami kenal, kalau mereka tahu kita dalam kesusahan, perlahan2 akan mundur sedikit demi sedikit. Takut kalau kita akan meminta pertolongan atau bantuan dari mereka. Komunikasi perlahan2 akan memudar dan pura2 sibuk dengan urusan2 mereka. Seharusnya teman sesama bangsa harusnya lebih saling tolong menolong dari pada teman bangsa lain ya. Ke-egoisan orang2 indo yang ada di sydney kentara sekali dibandingkan orang2 bulenya. Mungkin karena mereka juga orang dirantau, takut kalau ada apa2 jauh dari keluarga yg ada di indonesia atau mungkin sifat yang gengsi (harga diri) yang terlalu dijaga ketat sehingga menutup diri utk hal2 yang bersifat "Helping each other" itu tidak keluar dari diri mereka.
Itulah kira2 yang saya bisa sampaikan dan rasakan in general ttg situasi kehidupan bermasyarakat di negeri orang.
Mudah2 an ini bisa menjadikan bekal kamu di masa yang akan datang. heheheheheheheheheh.
Tidak perduli dimana saja dan kapan saja, jadilah orang indonesia yang memiliki karakter Kristus yang penuh dengan kasih. Karena Kasih Kristus adalah kasih yang tidak bersyarat. Sedangkan kasih manusia dimanapun saja pasti bersyarat. Tul gak, sayang???
Be a blessing for other people! That's the prayer that we have to ask from God. Not asking for blessing all the time from God.
God bless you, Novi!!!!
Love You so much!
TT JV
Sent via Facebook Mobile
Elisa Novita
Karakter org aust di dalam tempat pekerjaan, tergantung dari latar belakang bangsa masing2. Kalau orang asli aust nya (bule), ada yang rendah hati dan mau membaur dalam membina hubungan teman sekerja dengan orang2 pendatang, ada juga yang agak menutup diri atau menjaga jarak dengan kami para pendatang (immigrant).
Sedangkan utk orang yg bukan penduduk asli (misalkan orang lebanese, India, chinese, Filipina dsb) tp sudah warga negara Australia, mereka juga memiliki beragam sifat dan karakter. Manager saya yang berasal dari Lebanon, dia memiliki karakter yang cuek (tidak terlalu care dengan anak buahnya). Bahkan, saya bisa menilai, sifatnya hanya mementingkan dirinya sendiri. Kurang bisa membela anak buahnya kalau ada anak buahnya sedang dalam kesulitan. Yang dia pikirkan hanyalah bagaimana dia bisa mendapat "credit" utk dirinya sendiri sebagai manager dari department yg dia bawahi. Hasilnya, ya kita2 para pegawai yang di tuntut utk kerja keras demi keberhasilan atau prestasi dia di tempat pekerjaan.
Pada saat saya berbusiness di sydney, keadaan berbeda lagi sehubungan dengan latar belakang orang2 yang berafiliasi dengan business yang kami jalani. Tetapi, kebanyakan yang kami temui dalam business colleague kami, mereka adalah orang2 yang supportive dan sangat mendukung usaha kami sebagai exporter pada saat itu. Bahkan sampai saat ini pun setelah usaha kami tutup, beberapa dari mereka masih membina hubungan yang baik dengan kami. Salah satu dari mereka yang amat sangat baik berlatar belakang bangsa Palestina. Orang ini bahkan seperti keluarga sendiri saja yang selalu meng-encourage kami dalam segala hal. Jadi, pada umumnya mereka (teman2 dalam business) lumayan cukup supportive dan sangat membantu dalam segala hal.
Didalam hal pergaulan sehari2, teman2 yang kami kenal boleh dikatakan cukup okay lah. Orang2 Australia nya saya bisa rasakan lebih concern dan care dari pada orang2 indonesia yang berdomisili di aust. Orang2 Aust yang kami kenal, kalau kami dalam kesusahan mereka akan berusaha memberi jalan keluar sedangkan teman2 orang Indonesia yang kami kenal, kalau mereka tahu kita dalam kesusahan, perlahan2 akan mundur sedikit demi sedikit. Takut kalau kita akan meminta pertolongan atau bantuan dari mereka. Komunikasi perlahan2 akan memudar dan pura2 sibuk dengan urusan2 mereka. Seharusnya teman sesama bangsa harusnya lebih saling tolong menolong dari pada teman bangsa lain ya. Ke-egoisan orang2 indo yang ada di sydney kentara sekali dibandingkan orang2 bulenya. Mungkin karena mereka juga orang dirantau, takut kalau ada apa2 jauh dari keluarga yg ada di indonesia atau mungkin sifat yang gengsi (harga diri) yang terlalu dijaga ketat sehingga menutup diri utk hal2 yang bersifat "Helping each other" itu tidak keluar dari diri mereka.
Itulah kira2 yang saya bisa sampaikan dan rasakan in general ttg situasi kehidupan bermasyarakat di negeri orang.
Mudah2 an ini bisa menjadikan bekal kamu di masa yang akan datang. heheheheheheheheheh.
Tidak perduli dimana saja dan kapan saja, jadilah orang indonesia yang memiliki karakter Kristus yang penuh dengan kasih. Karena Kasih Kristus adalah kasih yang tidak bersyarat. Sedangkan kasih manusia dimanapun saja pasti bersyarat. Tul gak, sayang???
Be a blessing for other people! That's the prayer that we have to ask from God. Not asking for blessing all the time from God.
God bless you, Novi!!!!
Love You so much!
TT JV
Sent via Facebook Mobile
Elisa Novita
sharing pengalaman hidup di luar negri by.Jo se lin :)
awalnya saya bingung mau tanyake siapa tentang ini soalnya teman-teman saya yang tinggal di luar negeri itu kebanyakan tinggalnya di aussi dan itu suatu hal yang sangat membosankan bagi saya.aussi lagi aussi lagi..orang indonesia tinggal di aussi itu uda jadi suatu hal yang biasa..
jadi saya akan sharing pengalaman saya sendiri saja karena kebetulan saya pernah tinggal di korea selatan selama 14 tahun sejak lahir dan kedua orangtua saya juga asli orang sana jadi, kenapa tidak saya bagi saja pengalaman hidup saya disana?
tinggal di negara yang terkenal ginseng,(by the way salon suami kakak sepupu saya punya kebun ginseng loh..ah gak penting :p) itu penuh tantangan,perjuangan dan kerja keras.tetapi orang2 sana terkenal baiknya juga loh..
orang korea biasanya terbiasa untuk bekerja keras. apabila keinginannya belum tercapai akan mencobanya berulang-ulang kali sampai berhasil.
salah satu buktinya adalah ketika korea selatan dinyatakan IMF dan mengalami krisis ekonomi semua orang korea bekerja lebih keras sehingga korea selatan bisa lebih cepat keluar dari krisis tersebut.
supaya cepat keluar dari krisis ekonomi banyak orang korea rela menyumbang emasnya supaya bisa membantu untuk membayar hutang negara.menurut saya itu suatu hal yang sangat amazing! apakah anda rela menyumbang emas anda yang memang jarang pakai demi membayar hutang negara anda?
dan saat itu orangtua saya pun ikut berpartisipasi. mereka menyumbang beberapa cincin emas milik saya sewaktu masih bayi dan mungkin karena cincin itu jarang dipakai jadi mereka tidak masalah dengan itu.dari contoh ini kita juga bisa tau rasa cinta negri yang tertanam di setiap hati orang korea.mereka bener2 mencintain negerinya..itu salah satu hal yang bisa saya banggakan sebagai orang korea :p.
yah sekarang mulai saya bercerita bagaimana kehidupan disana sehari-hari.
kehidupan disana tersusun rapi dan teratur.orang-orang disana juga sopan.
beda dengan Indonesia,org2 sana tidak murah senyum.apabila anda sebagai org indonesia menunjungi korea dan senyum2 pada orang2 yang anda bertemu mungkin mereka akan berpikir,"kenapa si ni orang senyum2 mulu ?".haha itu faktanya.karena kehidupan disana berjalan begitu cepatdan persaingan yang semakin ketat sehingga orang-orang disana hanya lebih memikirkan urusan dirinya dibanding urusan orang lain.ada benernya jg si..ngapain jg mikirin urusan orang lain yang ada bergossip ria..haha..
jam masuk sekolah disana biasanya jam 8 tidak sepagi sekolah disini.dan kantor juga mulai jam segitu ya bisa lebih siang jam 9 atau jam 10.
menjadi pelajar di korea itu suatu hal yang tidak asik.(untung saya sekolah disini :p)dari SD sampai SMA belajaaarrrr mulu kerjaannya.haha.tapi enaknya belajar disana itu gak ada istilah tinggal kelas walaupun nilai nya jelek.paling anda di 'cap' tidak berguna dan dijauhin dari kelompok2 anda.makanya tuntutan untuk belajar disana begitu tinggi.apa lagi pada saat SMA.selama 3 tahun itu mereka mempersiapkan yang namanya UAN. tetapi pengertian UAN disana dan disini sangat lah berbeda.mereka harus berjuang keras untuk berhasil lulus UAN itu.biasanya tidur 4 sampai 5 jam perhari dan setelah sekolah lanjut les private dll untuk persiapan UAN.waw..karena nilai UAN menentukan segalanya untuk masuk universitas.apabila nilainya jelek maka anak itu masuk universitas yang jelek dan setelah lulus mau nyari kerja susah...sekali lagi persaingan disana keeetaaatttt bgt..cape deh..
dan seperti negara-negara maju yang lainnya hidup disana memang enak.mengerjaan sesuatu disana tidak seribet disini.karena kemana-mana dekat,mau apa juga bisa,program sosial yang menguntungkan masyarakat dan pemerintah bener2 berjuang untuk rakyatnya.makanya orang korea begitu cinta akan negrinya sendiri.
yah saya rasa cukup sekian sharing pengalaman dari saya.Terima kasih :)
jadi saya akan sharing pengalaman saya sendiri saja karena kebetulan saya pernah tinggal di korea selatan selama 14 tahun sejak lahir dan kedua orangtua saya juga asli orang sana jadi, kenapa tidak saya bagi saja pengalaman hidup saya disana?
tinggal di negara yang terkenal ginseng,(by the way salon suami kakak sepupu saya punya kebun ginseng loh..ah gak penting :p) itu penuh tantangan,perjuangan dan kerja keras.tetapi orang2 sana terkenal baiknya juga loh..
orang korea biasanya terbiasa untuk bekerja keras. apabila keinginannya belum tercapai akan mencobanya berulang-ulang kali sampai berhasil.
salah satu buktinya adalah ketika korea selatan dinyatakan IMF dan mengalami krisis ekonomi semua orang korea bekerja lebih keras sehingga korea selatan bisa lebih cepat keluar dari krisis tersebut.
supaya cepat keluar dari krisis ekonomi banyak orang korea rela menyumbang emasnya supaya bisa membantu untuk membayar hutang negara.menurut saya itu suatu hal yang sangat amazing! apakah anda rela menyumbang emas anda yang memang jarang pakai demi membayar hutang negara anda?
dan saat itu orangtua saya pun ikut berpartisipasi. mereka menyumbang beberapa cincin emas milik saya sewaktu masih bayi dan mungkin karena cincin itu jarang dipakai jadi mereka tidak masalah dengan itu.dari contoh ini kita juga bisa tau rasa cinta negri yang tertanam di setiap hati orang korea.mereka bener2 mencintain negerinya..itu salah satu hal yang bisa saya banggakan sebagai orang korea :p.
yah sekarang mulai saya bercerita bagaimana kehidupan disana sehari-hari.
kehidupan disana tersusun rapi dan teratur.orang-orang disana juga sopan.
beda dengan Indonesia,org2 sana tidak murah senyum.apabila anda sebagai org indonesia menunjungi korea dan senyum2 pada orang2 yang anda bertemu mungkin mereka akan berpikir,"kenapa si ni orang senyum2 mulu ?".haha itu faktanya.karena kehidupan disana berjalan begitu cepatdan persaingan yang semakin ketat sehingga orang-orang disana hanya lebih memikirkan urusan dirinya dibanding urusan orang lain.ada benernya jg si..ngapain jg mikirin urusan orang lain yang ada bergossip ria..haha..
jam masuk sekolah disana biasanya jam 8 tidak sepagi sekolah disini.dan kantor juga mulai jam segitu ya bisa lebih siang jam 9 atau jam 10.
menjadi pelajar di korea itu suatu hal yang tidak asik.(untung saya sekolah disini :p)dari SD sampai SMA belajaaarrrr mulu kerjaannya.haha.tapi enaknya belajar disana itu gak ada istilah tinggal kelas walaupun nilai nya jelek.paling anda di 'cap' tidak berguna dan dijauhin dari kelompok2 anda.makanya tuntutan untuk belajar disana begitu tinggi.apa lagi pada saat SMA.selama 3 tahun itu mereka mempersiapkan yang namanya UAN. tetapi pengertian UAN disana dan disini sangat lah berbeda.mereka harus berjuang keras untuk berhasil lulus UAN itu.biasanya tidur 4 sampai 5 jam perhari dan setelah sekolah lanjut les private dll untuk persiapan UAN.waw..karena nilai UAN menentukan segalanya untuk masuk universitas.apabila nilainya jelek maka anak itu masuk universitas yang jelek dan setelah lulus mau nyari kerja susah...sekali lagi persaingan disana keeetaaatttt bgt..cape deh..
dan seperti negara-negara maju yang lainnya hidup disana memang enak.mengerjaan sesuatu disana tidak seribet disini.karena kemana-mana dekat,mau apa juga bisa,program sosial yang menguntungkan masyarakat dan pemerintah bener2 berjuang untuk rakyatnya.makanya orang korea begitu cinta akan negrinya sendiri.
yah saya rasa cukup sekian sharing pengalaman dari saya.Terima kasih :)
Langganan:
Postingan (Atom)
